Di era sekarang, sebagian masyarakat mulai menganggap ayah menjadi sosok yang memiliki keterlibatan penting dalam pengasuhan anak dan tidak lagi diasumsikan sebagai pencari nafkah semata. Tentunya ini menjadi suatu langkah yang positif dalam memahami peran orang tua untuk anak. Namun sebagian masayarakat lainnya masih menilai bahwa peran ayah sebagai pencari nafkah dan ibu sebagai pengurus anak sekaligus rumah tangga yang tak sedikit memicu konflik di dalamnya jika hal ini dilakukan tanpa adanya keterbukaan dan rasa memahami satu sama lain. Kurangnya pemahaman orang tua tentang perannya dalam keluarga menjadi faktor utama pemicu konflik yang tentu saja berdampak buruk bagi anak.
Orang tua harus bekerjasama sebagai pasangan, melakukan negosiasi dalam membesarkan anak serta mendukung satu sama lain. Lalu bagaimana orang tua dapat mulai menerapkan pengasuhan yang sesuai bagi anak?
Kerjasama dengan pasangan untuk mengasuh anak.
Pahami cara berkomunikasi anak.
Bangun kedekatan emosial dengan cara sering berinteraksi.
Orang tua memainkan peran sesuai kebutuhan anak ( bisa menjadi teman bermain, pengajar, ataupun teman bercerita bagi anak)
Kenalkan pada anak apa itu aturan dan buatlah peraturan bersama anak
Melibatkan anak dalam pengambilan keputusan.
Orang tua harus menjelaskan dengan bahasa anak dan terbuka tentang pertanyaan yang mereka ajukan.