Selasa, 21 Juni 2022 telah dilaksanakan Workshop Advokasi Pendidikan Kependudukan di Kota Magelang dengan narasumber dari ibu Yuniasih kepala @smanegeri1kendal, @bkkbn_jateng, @pdkjateng, dan dpmp4kbkotamagelang.
Tujuan advokasi pendidikan kependudukan jalur formal adalah untuk menyiapkan generasi yang berkualitas baik pengetahuan, ketrampilan maupun sikap dalam Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga berencana (Bangga Kencana) melalui Sekolah Siaga Kependudukan (SSK).
SSK diharapkan dapat mendukung SRA dan KLA, terutama pada kluster berikut:
Kluster 1 :
a). Identitas anak/akte
b). Informasi layak anak (pojok kependudukan)
c). partisipasi anak (terlibat dlm dalduk)
Kluster 2 : Pencegahan Perkawinan Anak
Kluster 3 : mendukung kesehatan reproduksi remaja
Kluster 4 :
a). mendukung capaian SRA;
b). mendukung Pusat Kreatifitas Anak / sarana kreatif
Kluster 5 : jika disinergikan bisa mendukung upaya pencegahan bullying dan kekerasan di sekolah
Oleh karena itu, kesempatan ini digunakan untuk menambah wawasan dan keterampilan remaja terutama siswa dalam mengatasi persoalan-persoalan remaja, persoalan kependudukan sebagai bekal merencanakan kehidupan di masa depan sebagai upaya mencegah perkawinan anak dan cegah stunting melalui gerakan Jo Kawin Bocah.