Berita | DP3AP2KB

KB
BINA KELUARGA BALITA (BKB)

Apa itu Bina Keluarga Balita dan Program dalam Membina Anak ? Bina Keluarga Balita (BKB) adalah Upaya peningkatan pengetahuan, keterampilan dan kesadaran ibu serta anggota keluarga lain dalam membina tumbuh kembang balitanya melalui rangsangan fisik, motorik, kecerdasan, sosial, emosional serta moral yang berlangsung dalam proses interaksi antara ibu/anggota keluarga lainnya dengan anak balita.

Kenali ciri-ciri Bina Keluarga Balita (BKB), agar mengenali program BKB dengan baik, perlu mengetahui ciri-ciri Program Bina Keluarga Balita (BKB), yaitu sebagai berikut :

  • Menekankan pada pembangunan manusia pada usia dini, baik fisik maupun mental, intelektual, sosial, dan moral
  • Tidak langsung ditujukan kepada balita
  • Meningkatkan keterampilan orang tua dan anggota keluarga lainnya “mengasuh dan mendidik anak balitanya”
  • Menggunakan APE (Alat Permainan Anak)
  • Menitik beratkan perlakuan orang tua yang tidak membeda-bedakan anak laki-laki dan perempuan
  • Membina tumbuh kembang balita

Sasaran BKB adalah semua keluarga yang mempunyai balita terutama dari golongan berpenghasilan rendah, baik di pedesaan dan perkotaan, perusahaan, perkebunan, dan lingkungan kerja lain, komplek perumahan dan lain-lain.

Sistem Pengelolaan BKB :

  • Sasaran : Keluarga
  • Fasilitator : Kader BKB
  • Tenaga Pendamping : PLKB/PKB
  • Kegiatan : Penyuluhan KB, bimbingan cara pengasuhan dan pembinaan tumbuh kembang balita dan anak
  • Media : APE (Alat Permainan Anak), media interaksi, media penyuluhan, dll
  • SOP BKB, alat pantau, dan evaluasi

Peran Kader BKB dibagi menjadi tiga, yang pertama adalah Kader Inti sebagai penyuluh yang menyampaikan informasi kepada orang tua dan bertanggung jawab atas jalannya penyuluhan, kedua adalah Kader Piket yang berperan mengasuh anak dan balita yang ikut orang tua ke tempat penyuluhan, ketiga adalah Kader Bantu yang mempunyai peran membantu kader inti dan kader piket demi kelancaran tugas meraka dan dapat menggantikan tugas kader inti dan kader piket.

Prinsip BKB adalah menitik beratkan pada pembinaan orang tua dan anggota keluarga lainnya yang mempunyai balita dan anak menggunakan Kartu Kembang Anak (KKA) sebagai alat pantau perkembangan anak.

Penyuluhan kepada orang tua meliputi semua materi pangasuhan tumbuh kembang anak (seluruh materi sesuai kelompok usia) diselesaikan dalam waktu 1 tahun (minimal 1 bulan sekali) menggunakan media interaksi sebagai sarana penyuluhan, melakukan rujukan bila anak mengalami gangguan tumbuh kembang.

Kebijakan peningkatan pembangunan keluarga tentang pemahaman orang tua mengenai pentingnya keluarga dalam pengasuhan tumbuh kembang balita dan anak. Upaya yang dilakukan salah satunya melalui layanan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) yang meliputi aspek Kesehatan gizi, pengasuhan dan perlindungan. Pelaksanaan layanan BKB yang sudah terintegrasi dengan layanan Posyandu dan PAUD.

Setiap wilayah memiliki masing-masing kegiatan dan materi penyuluhan orang tua dan keluarga dalam kelompok BKB, di bawah ini merupakan beberapa contoh  materi program kegiatan BKB:

  • Perencanaan hidup berkeluarga dan harapan orang tua terhadap masa depan anak
  • Memahami konsep diri yang positif dan konsep pengasuhan
  • Peran orang tua dan keterlibatan ayah dalam pengasuhan
  • Menjaga Kesehatan anak usia dini
  • Pemenuhan gizi anak usia dini
  • Pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada anak usia dini
  • Stimulasi (rangsangan) perkembangan komunikasi aktif, komunikasi pasif dan kecerdasan
  • Stimulasi (rangsangan) perkembangan kemampuan menolong diri sendiri dan tingkah laku sosial
  • Pengenalan Kesehatan reproduksi pada anak usia dini
  • Menjaga anak dari pengaruh media
  • Pembentukan karakter anak usia dini
  • Perlindungan Anak

Tinggalkan Komentar

komentar anda akan kami filter terlebih dahulu