Berita | DP3AP2KB

DP3AP2KB NEWS
"Bahaya Self Diagnosis"

Di era globalisasi yang semakin canggih, kehidupan masyarakat kini sangat dekat dengan fasilitas berbasis teknologi dan jaringan. Hal ini tentunya membawa dampak positif dan negative. Salah satu dampak negative yang muncul ialah tren belajar dari informasi yang lemah. Beberapa kasus hoax  bermunculan, selain itu masyarakat menjadi lebih mudah menjustifikasi orang lain maupun dirinya sendiri.

Salah satu isu yang sedang hangat diperbincangkan adalah isu kesehatan mental. Beberapa drama, film hingga lagu mengangkat tentang isu ini. Tetapi sayangnya sebagian masyarakat hanya melihat dari satu sudut pandang dan terkesan mengolah informasi secara mentah tanpa adanya kesadaran untuk mencari kebenaran informasi yang benar kepada tempat ataupun orang yang tepat. Hal ini berjalan beriringan dengan munculnya platform yang membahas tentang kesehatan mental. Beberapa diantaranya merupakan platform yang dikelola oleh pihak yang memiliki kredibiltas tapi sayangnya sebagian platform lainnya tidak memiliki kredibilitas baik secara konten maupun latar belakang pengelola akun yang berkompeten dibidang kesehatan mental.

Kemunculan fenomena tersebut menjadikan masyarakat dengan mudah menyimpulkan sebuah informasi yang tidak jarang menjadi justifikasi tentang kondisi mental orang lain maupun dirinya sendiri. Hal ini juga sering dikenal sebagai self-diagnosis. Self-diagnosis sendiri merupakan sebuah keputusan yang dipilih oleh individu dalam menentukan sebuah kondisi gangguan berdasarkan pengetahuan yang dimiliki dan juga berdasarkan jenis-jenis gejala yang sama. Padahal diagnosis gangguan mental hanya boleh dilakukan oleh Psikiater atau Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa dan Psikolog klinis. Banyak masyarakat yang masih sering melakukan self-diagnosis disebabkan karena rendahnya literasi dan pencarian informasi secara mendalam, stigma tentang gangguan mental yang akhirnya membuat masyarakat takut untuk memeriksakan diri hingga glorifikasi gangguan mental  itu sendiri. Self-diagnosis tentunya memiliki resiko lain diantaranya yaitu diagnosis yang salah, tidak terdeteksi gangguan yang sebenarnya, tidak memperoleh treatment yang tepat, hingga munculnya gangguan lainnya serta dari adanya glorifikasi gangguan mental itu sendiri individu akan menjadikan alat untuk mendapatkan perhatian lebih yang tentunya berdampak pada keluarga dan lingkungan sekitar. kat

Bagi sebagian masyarakat, untuk pergi ke tenaga professional juga bukan merupakan suatu tindakan yang mudah. Faktor biaya yang mahal hingga kesulitan masyarakat untuk mendapatkan tenaga professional  yang cocok membuat masyarakat enggan untuk pergi. Namun, di era sekarang  banyak  juga penyedia layanan kesehatan terutama kesehatan mental memberikan kesempatan bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi secara gratis, diantaranya adalah Layanan Puspaga DP3AP2KB Provinsi Jawa Tengah dan  platform instagram @ijinkandirimu.id yang memiliki supervisor dibidangnya. Dalam acara Live Instagarm bersama dengan “Ijinkan dirimu”, Reza mengatakan penting bagi individu untuk menuliskaan catatan kronologi kejadian-kejadian yang janggal tentang diri sendiri yang nantinya dapat digunakan sebagai bantuan saat pemerikasaan psikologis.