SSK (Sekolah Siaga Kepndudukan) Yaitu Sekolah yang mengintegrasikan pendidikan kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga ke dalam beberapa mata pelajaran dan muatan lokal khusus kependudukan.
Tujuan SSK (Sekolah Siaga Kependudukan)
- Untuk Membuat Berkualitas Anak Bangsa.
- Memupuk kesadaran akan kondisi kependudukan menumbuhkan sikap tanggung jawab dan perilaku adaptif berkaitan dengan dinamika kependudukan, sehingga mampu mengembangkan sikap yang tepat dalam mengambil keputusan untuk mengatasi masalah - masalah kependudukan.
Konsep SSK ( Sekolah Siaga Kependudukan)
Konsepnya tentang materi kependudukan, Keluarga Berencana ke dalam mata pelajaran sesuai pokok bahasan sehingga bukan mata pelajaran baru, tidak menambah jam pelajaran, tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar dan mempertajam materi yang di bahas.
Peran Penting SSK ( Sekolah Siaga Kependudukan)
Peran Penting SSK ( Sekolah Siaga Kependudukan) untuk peserta didik dalam pelaksanaan proses pembelajaran agar dapat memberikan bekal dalam persiapan bermasyarakat dan bernegara.
Langkah – Langkah Pembentukan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK)
- Penanda tangan MOU OPD-KB dan Dinas Pendidikan yang disaksikan oleh Bupati dan seluruh dinas.
- Sosialisasi SSK Kepada Dinas terkait Kabupaten dan kecamatan.
- Sosialisasi SSK ke Musyawarah Kerja Kepala Sekolah SMP & SMA.
- Sosialisasi SSK kepada ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran.
- Sosialisasi SSK keada Ka. UPT
- Membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dan Lembar Kerja Siswa yang Dikaitan dengan 5 isu kependudukan kesemua bidang studi dan LKS .
- Pelaksanaan Penunjukan Pilot Project SSK ketingkat SMP & SMA .
- Launching SSK di tingkat Kabupaten.
- SMP dilaksanakan klasikal atau guru mengajar di kelas dan observasi dan penugasan
- SMA dilaksanakan klasikal atau guru mengajar di kelas dan observasi dan penugasan yaitu dengan melakukan kunjunga ke UPT KB.
- Pengolahan Data dengan mewarnai peta dengan 5 isu.
- Analisis dan Presentasi hasil analisis Data.
- Wawancara BUMIL dan Ibu menyusui.
- Wawancara 5 isu .
- Pemanfaatan pojok Kependudukan.
Langkah-Langkah Pembelajaran
- Observasi ( Mengamati)
- Question (Menanyakan)
- Associatino (Menalar)
- Experiment (Mencoba)
- Networking (Mengkomunikasikan)
Manfaat SSK ( Sekolah Siaga Kependudukan)
- Untuk organisasi
Meningkatnya capaian kinerja organisasi dalam pelaksanaan Sekolah Siaga Kependudukan di provinsi Jawa Tengah
- Bagi pemerintah
Terwujudnya pembangunan berwawasan kependudukan dan keluarga berkualitas.
- Untuk stakeholder/masyarakat
Generasi yang memiliki sikap tanggung jawab dan perilaku adaptif berkaitan dengan dinamika kependudukan, sehingga mampu mengembangkan sikap yang tepat dalam mengambil keputusan untuk mengatasiI masalah-masalah kependudukan dan merencanakan masa depannya.